Showing posts with label Puisiku. Show all posts
Showing posts with label Puisiku. Show all posts

Aku Hancur

Kala hati mulai lelah dan letih akan cinta,
Semua terasa hampa dan tiada arti.
Kala harapan mulai sirna,
Yang tersisa hanya kebimbangan
Kala cahaya hati mulai redup,
Yang tersisa hanya keputus asaan
Kala pegangan mulai roboh,
Aku seperti tersesat tak tau arah.
‘Perjuangan…’
‘Harapan…’
‘Impian…’
‘Pegangan…’
‘Kekuatan dan,’
‘Cinta…’
Yang selama ini jadi kekuatan ku tuk jalani hari demi hari
Tlah memudar dan kini hilang tak berbekas
Aku pun makin terseret ke jurang kehancuran
Perih hati ku pun terasa menyiksa.
Derai air matapun tak mampu mendera sakitnya
Aku pun mencoba bertahan dengan sisa-sisa keyakinan
dan harapan ku.
Terbesit satu pertanyaan di hati ku… ?
Mampuhkan aku jalani hari-hariku
Tanpa senyum mu, tanpa suara mu .
READMORE
 

Pergilah Cinta

Aku tak mampu menenun selembar senja untuk menahan langkahmu
ketika hujan menasbihkan salam perpisahan
aku tak mampu merajut selimut hari untuk memasung jejak mu
saat pelangi mengundangmu melingkup angan.

pergilah ..
jika akar-akar harap takkan bertunas indah
sebab ladang yang trsisa telah kau taburi selaksa kecewa
pergilah ..
jika secercah asaku begitu cepat kau hempaskan
manakala kidung-kidung penawar terasa hambar saat di dendangkan.
jangan memintaku menangis dalam isakan
sebab kuhadiahkan senyuman dalam langkah terakhir yang kau ayunkan.

semua kenang tentangmu takkan sanggup ku padam
meski nyata sakit menelusup di setiap nadi menembus igaku
segala sajak tentangmu takkan berhenti melantun
meski umpama hati ini di iris sembilu.

pergilah ...
jika dermaga hatiku sesungguhnya bukan tempat yang tepat
untuk perahu kertasmu
usah pandang mataku sebab telah kurelakan pergimu
dalam sisa tegarku yang  rapuh.
READMORE
 

Keterbatasan

Pantaskah aku menjadi ombak,
Bila aku hanyalah setitik air
dengan segala kesederhanaan dan kenaifan ?

Mampukah aku terbang,
Bila sayapku mungil
dengan segala kerapuhan dan kelemahan ?

Bisakah seperti terangnya bintang,
Bila sinarku redup
ditutup kegelapan dan kelabunya awan ?

Dapatkah tersemat kuntumnya,
Bila kelopakku kecil
dan tak bernama ?

Beribu Tanya
Beribu asa
Karena aku
Tak pernah sempurna.
READMORE
 

Benci !

Benci tak hilangkan kenangan yang tercipta
Benci tak luluhkan hati yang mencinta
Benci hanya timbulkan rasa gundah di hati
Benci hanya hasilkan kebencian itu sendiri

Kemana akan ku bawa hati ini

Hati yang penuh dengan kegundahan karena benci
Mengapa hati manusia bisa terluka
Mengapa manusia tak hanya diberi bahagia

Seperti seorang Gibran pernah berkata tentang cinta

Biarkanlah dia memelukmu
Walaupun Pedang-Pedang dibalik sayapnya melukaimu

Cinta tak hanya memberi kebahagian

Tapi juga memberi kesedihan
Tapi kadang kesedihan yang di berikan cinta
Adalah satu kebahagiaan seorang pecinta
READMORE
 

Rindu

Pernahkah kau bayangkan
Rangkaian mimpi yang kupahat di temaram langit
Adalah wujud rinduku yang luruh dalam hening
Dan tenggelam dalam kerik jengkerik di beranda
Pernahkah kau bayangkan
Disetiap rentang waktu yang riuh
dimana kurekat erat binar matamu
Selalu kutitipkan harap disana
Dalam desau angin dan desir gerimis senja
Pernahkah kau bayangkan
Pada kelopak mawar disudut taman
Dan jernih embun yang menitik diatasnya
Kusimpan gigil gairahku yang membara padamu
Disetiap tarikan nafas
Saat kulukis paras purnamamu di kanvas hatiku .

Aku Rindu Padamu
READMORE
 

Aku Rela

Saat aku tak bisa lagi bertahan dengan semua ini
Saat aku tak mampu lagi menahan tangis di hati


Pergilah dan jangan kembali lagi
Tanpa kata perpisahan ...
Tanpa penyesalan.....
Dan tanpa tatapan mata yang terluka ....


Aku akan merelakan
Semuanya pergi
Meninggalkan aku dalam kesendirian
Jika itu demi kebahagiaan cinta mu

Aku Rela
READMORE
 

Kecewa

Ternyata rasa itu tidak sama
Mengapa Rasaku seperti permainan belaka
Segenap rasa yang aku punya
Ternyata hanya di pandang sebelah mata

Harus dengan apa aku buka pintu hati
Untuk menggapai rasa yang ku miliki
Harus berapa maaf yang ku miliki
Untuk meredam sakit yang ku alami

Seluas samudra dan sedalam lautan
Maaf dan kasih ini ku simpan
Setinggi angkasa dan sedalam lautan
Cinta ini telah aku berikan

Segala kecewa hanya bisa aku pendam
Kasih di hati terasa makin tak karuan
Sementara air mata yang ada
Tak mampu lagi untuk berurai…..
Tak mampu lagi melukiskan
Kekecewaan yang kini aku rasakan
READMORE
 

Tentang Kehilangan, Tentang Pengorbanan

Ceritakan padaku tentang pedihnya sebuah kehilangan
Yang terbang diatas awan senja merah saga 
Dan menyisakan ngilu menikam didada 
Dalam derap waktu yang bergegas 
Agar segera kubaluri hatimu 
Dengan sejuk bening embun 
Dan tulus cintaku 
Ceritakan padaku tentang perihnya sebuah pengorbanan 
Yang membakar habis segenap asamu 
Dan meninggalkan sepotong lara mengendap di dasar kalbu 
Agar kubuatkan untukmu 
Rumah diatas awan tepat dipuncak larik pelangi 
Yang kubangun dari setiap desir rindu dan Khayalan merangka impian bersamamu
Dari bilik hatiku, yang senantiasa percaya 
Kebahagiaan kita adalah keniscayaan tak terlerai
READMORE
 

Hadiah Hati

Kecupan terakhir dibibirku
Menyentuh lembut tanpa cinta
Hanya sebatas iba
Sebagai hadiah hati untuk jiwa yang sepi

Tatapanmu berbicara
Mewakili kata yang urung terucap
Seolah cukup untuk menjawab sebuah tanya
"Tak ada cinta untukmu."

Aku tak menangis, sungguh
Tak ada airmata yang jatuh
Yang terlahir hanya seutas senyum keikhlasan
Sebagai uluran tangan mengapai hadiah hati yang kau beri.

Terima kasih, Cinta
READMORE
 

Membunuh Rasa

Telah kubunuh hatiku
Agar aku tak lagi merasakan luka
Namun aku masih merasakan sakit
Saat arwah hatiku gentayangan dan masuk kembali kedalam tubuhku

Kemudian
Hatiku berkata kepada zasadku
Bahwasanya luka itu bukan terletak pada hati
Tapi terletak pada mata saat menyaksikan cinta dimutilasi

Hingga akhirnya aku tak lagi memiliki cinta
Karena cinta itu tlah mati
Dan luka itu juga terletak pada telinga
Saat sebilah kata menyayat-nyayat leher jiwa . . .
READMORE
 

DI UJUNG KATA²

Lengkaplah sudah sepi ini mengurung sendiriku
Terkulai dikunyah nelangsa yang berapi-api
Menyusuri jalanan lengang
Bersimbah angan tanpa tujuan

Dalam derap gerimis yang pongah menghujam
Terbuai wajahmu menyusup bertubi-tubi
Membawa sebaris kata bahagia yg menenggelamkan nurani
Di atas pengharapan tak berkesudahan

Tentang rindu kusam
Tentang cinta terbuang
Mengutip satu namamu di antara keluh kesah
Gundah gelisah, air mata, dan lara

Masihkah ada sedikit senyum darimu
Di batas penantianku yang kini makin terbata
Jika masih ada ruang di hatimu
Untukku, sedikit saja, tolong bicaralah
Pada tanah membentang
Pada pohon-pohon rindang
Dan angin yang mengusik keangkuhan

Setidaknya biar ada tanda yg bisa kubaca dan kuraba
Janganlah sepi yang hadir
Janganlah semu yang membeku
Karena aku selalu berjalan menujumu
READMORE
 

Aku Pergi

Setelah melintasi waktu bersimbah pesonamu
Kini semua terasa tiada
Makna yang terendap lama
Dan mendekam dalam gugusan matahari
Tak lagi bisa ku raba
Semua seperti kembali kosong

Harapanku akan mu,
Seperti menemui titik penghabisannya
Apa gerangan yang terjadi ?
Tiba² aku enggan mengumbar rinduku
Tiba² aku ingin berhenti mencintaimu
Mungkinkah karena sikapmu yang membuatku jenuh
Perlahan menghilang di balik dusta

Auramu yang semakin pudar oleh sikap tak pasti
Angkuhmu melemahkan ku
Bisumu menyurutkan langkahku
Aku lebih baik pergi . . .

READMORE
 

Kisah Cintaku

Pertama kalinya dalam perjalanan hidupku
aku mulai mencintai

sesosok wanita yang tak begitu cantik
tetapi begitu menusuk jiwaku
sesosok wanita yang tak begitu tajir
tapi selalu dapat memenuhi keinginanku

dia begitu istimewa bertahta dihatiku
begitu indah menduduki segenap jiwaku

cinta ini mengajariku banyak hal
dia ada ketika ku tertawa
dan dia juga ada ketika ku dirundung kesedihan

cinta ini semakin mendewasakanku
dia tlah membuka mataku

membuatku selalu tersenyum pada dunia


kehadiranmu mencerahkan langkahku
menyejukkan relung jiwaku yang haus akan kasih sayang

tapi sayangnya
cinta ini harus berakhir

aku harus berdiri lagi disini untuk merasakan kepahitan itu tapi aku tak pernah membenci cinta ini
karna hidup tak pernah terus berjalan bahagia
dan langkahku takkan berhenti sampai disini

masih banyak tantangan hidup yang harus ku lewati
dan aku akan terus berjalan kedepan dengan pasti
ku harap cinta ini dapat menjadi sebuah kenangan

walau bukan kenangan terindah. Love you 14022010
-------------End-------------
READMORE
 

Kembali

Saat cinta berakhir 
Lukai hati
Sesali diri
Tak pernah ku mengerti isi hatimu
Bahkan diriku


Akankah kembali lagi
Cinta yang dulu
Dapatkah kita satukan kasih
Ku ingin dirimu kembali


Hanya dirimu kasih
Yang kurindukan selama ini
Walau ku yang memulai pisahkan cinta
Maafkan aku


Akankah kembali lagi
Cinta yang dulu
Dapatkah kita satukan kasih
Ku ingin dirimu kembali


Kau terlalu indah untukku lupakan
Kau selalu dalam cintaku
Ku sadari cintamu telah berubah untukku

Tapi ku berharap kembali
Cinta yang dulu
Dapatkah kita satukan kasih
Ku ingin dirimu kembali..
Harap kembali
Ku ingin dirimu kembali…
READMORE